Organ Tunggal Yg Berbeda

Organtunggal999.webs.com

Kesan-kesan dari teman dan relasi:

1. Jun Darliah Pandi Saputra.

          Saya dulu sebagai Senior General Manager di perusahaan Asuransi, saya kenal Bambang karena dia pernah jadi anak buah saya. Sewaktu masih bekerja memang sudah kelihatan bahwa hobby nya ada di musik, padahal dia waktu itu bekerja di bagian IT sebagai Kasie Hardware. Pada waktu itu setiap ada acara atau event 

apapun di kantor, sudah pasti dia yang jadi pengisi acaranya. Saya melihatnya kalau dia memang beda dari pemain keyboard yang pernah saya lihat. Setelah dia keluar dari kerja nya ternyata memang dia tetap exist di musik, dan sampai sekarang pun kantor saya masih tetap pakai dia di setiap acara2 yang ada. Saat ini saya sudah pensiun memang, tapi setiap ada acara2 di kantor saya tetap di undang untuk hadir dan saya selalu bertemu dengan Bambang sebagai pemain keyboard nya. Itu tadi adalah sebuah bukti nyata kalau Bambang ini memang lain daripada yang lain karena memang sejak dia keluar tahun 2001 sampai 2009 ini dia tetap exist dan dia di kontrak untuk melatih vokal satu kali dalam seminggu. Di luar itu juga saya selalu pakai dia bila ada acara2 keluarga besar saya.

 

Sukses selalu Bambang....

 

 2. Kepala Rumah Tangga mantan Menteri UPW (ibu Sri Rejeki) Jl Denpasar 1,  Kuningan, Jakarta

          Pernah beberapa kali kami memanggil hiburan Organ tunggal dirumah ini, tapi begitulah keadaannya, mereka hanya bawakan lagu yang mereka bisa saja. Begitu ada request mereka angkat tangan alias menyerah. Pernah juga suatu saat memanggil keyboard player yang lain, wah parah karena ternyata hanya bisa lagu2 dangdut saja. Mereka membawa penyanyi dan ya ampun gayanya sangat seronok dengan pusar yang bisa terlihat, akhirnya karena Ibu malu maka hiburan tersebut di stop sebelum acaranya selesai karena memang memalukan sekali. Mereka lupa kalau mereka ini bermain di rumah seorang Menteri Negara. Nah pas mas Bambang ini hadir ditempat kami, wah responnya bagus sekali. Karena mas Bambang ini bisa ngemong dan menuntun mereka2 yang akan bernyanyi, yang tadinya tidak pede akhirnya jadi punya keberanian untuk menyanyi. Karena audiense nya adalah rata2 manula jadi permintaan lagu nya ya pasti di bawah tahun 60'an tapi dengan santainya di iringi begitu saja secara sempurnya. Penguasaan permainannya cukup bagus dan wawasan untuk lagu2 lama wah bukan main. Kami semua senang dan puas, akibatnya untuk selanjutnya setiap ada acara dan event apa saja pasti mas Bambang selalu hadir untuk kita. Bentuk kepuasan tadi terlihat dari begitu royalnya Ibu untuk memberikan souvenir mulai dari batik sutera atau tanda mata sampai uang tambahan yang kadang hampir menyamai harga deal yang sebenarnya. Pernah melalui saya Ibu memberi instruksi untuk menambahkan sebesar 750ribu untuk mas Bambang ini. Hal ini rasanya tidak pernah terjadi pada pemain keyboard manapun.

 

3. Dewo & Nury (sahabat dan teman dekat Bambang)

          Ketika saya mau nikah waktu itu, banyak sekali sumbangan untuk mengisi acara pernikahan kami, ada organ tunggal dangdut, campur sari sampai orkes keroncong juga ditawarkan secara gratis kepada kami berdua. Pilihan jatuh kepada teman dekat istri saya yaitu satu paket lengkap organtunggal, penyanyi dan sound systemnya, pokoknya semuanya tinggal terima jadi saja. Tapi tiba2 acara hari "H" kurang dua minggu lagi, player yang akan main keyboard berhalangan pada tanggal tersebut. Saya bingung bukan main karena yang lain sudah saya tolak semuanya. Saya teringat mas Bambang karena memang dekat rumah saya, dan saya juga tahu kalau profesi selama ini adalah sebagai keyboard player.                                          

           Tapi jujur saya ragu karena sejauh ini saya belum pernah lihat dia bermain seperti apa, sementara saya juga takut kalau acaranya melulu dangdut, atau melulu campur sari. Saya mau semuanya ada karena memang tamu2 undangan saya terdiri dari berbagai lapisan, jadi saya mau semuanya serba bervariasi. Sementara si penyanyi yang adalah teman istri saya juga ragu dan tidak mau sembarang orang yang akan mengiringi dia. Akhirnya setelah saya nego dengan mas Bambang dan dia bersedia untuk audisi atau uji coba di rumah teman saya tadi, maka hati saya lega setelah beberapa lagu dicoba dinyanyikan ternyata semua lancar dan makin lega lagi setelah si penyanyi tersebut mengacungkan dua jempolnya kepada saya tentang mas Bambang ini. Lebih terbukti lagi setelah tiba saat hari resepsi pernikahan kam, hampir semua tamu memuji penampilan mas Bambang. Dan saya juga terheran2 begitu antri orang berebutan mike untuk bisa menyumbangkan suaranya. Beberapa meminta lagu berirama jazzy dilayani dengan baik, kalau lagu2 masa kini jangan di tanya lagi memang dia jagonya. Kebetulan Ibu saya adalah anggota paguyuban penggemar musik keroncong, maka jangan di tanya lagi dari mereka yang datang ingin segera berekspresi karena melihat temannya berhasil mulus dalam membawakan lagu keroncong. Saya juga baru alami ini disebuah pesta pernikahan para tamu begitu antusias untuk bernyanyi dari siang sampai malam. Ini bukan rekayasa dan ini benar saya alami sendiri. Saluuut saya buat mas Bambang, saya cuma bisa bilang : "Mas..elu maen keyboard kaga ada matinyyeee....!!!

 

 

4. Bapak H.Ir. Hendarwan Lukito, staff Perusahaan Minyak Kaltim.

          Saya bertugas di Kaltim, tapi setiap pulang ke Jakarta saya selalu adakan acara apa saja mulai dari arisan sampai kumpul2 keluarga atau ulang tahun, nah melalui seorang teman dia menawarkan agar hiburan diisi oleh organtunggal yang kebetulan ya mas Bambang ini yang mengisi acaranya. Jujur saja di keluarga saya semuanya hoby menyanyi, belum lagi saudara2 saya juga ber-hoby yang sama. Setelah acara berlangsung saya cukup heran karena permintaan lagu tidak berhenti2, kebetulan waktu itu lagu2 yang diminta banyak lagu tembang kenangan. Karena dari semua tamu tidak hanya para manula saja, diantaranya juga banyak anak2 mudanya dan saya takut kalau2 anak2 muda ini menyingkir karena lagu2 tesebut bukan porsi mereka. Tapi setelah salah satu dari mereka meminta lagu yang paling baru dari anak2 ABG sekarang, ternyata diiringi begitu saja tanpa kesulitan. Otomatis semua yang muda merasa mendapat angin untuk bisa tampil menyanyikan lagu2 yang baru. Akhirnya biar adil kita gilir dan di selang seling, dan saya tidak sangka ayah saya kebetulan masih ada yang biasanya tidak pernah mau nyanyi tiba2 dia minta lagu keroncong dan semua diiringi dengan lancar. Akhirnya benar apa kata teman saya tadi, buat apa pake penyanyi lihat saja nanti kalau dia yang main pasti semua orang gatal untuk bernyanyi. Ternyata memang terbukti dan yang membuat saya puas tidak ada gap disini antara tua dan muda, kita semua bisa kumpul sama menikmati acara dan kebersamaan benar2 saya dapatkan disitu. Saat selesai acara saya tidak segan2 untuk menambah 500rb sebagai bonus. Semoga selalu eksis mas Bambang...

 

5. Denny Ramon Ratulangi.

                                                                                                                                                                             Saya bekerja sebagai karyawan di perusahaan swata, tapi saya juga punya hoby sampingan sebagai photographer, untuk itu juga saya bergabung dalam komunitas penggemar photographer. Pernah salah satu teman komunitas saya berulang tahun, dan tidak ragu lagi untuk menyodorkan mas Bambang ini sebagai pengisi acara karena saya sudah tahu persis kwalitasnya. Benar memang reaksi yang didapat dari teman2 saya mereka semua suka. Banyak dari teman2 saya yang sebagian besar adalah para eksmud (eksekutif muda) juga tak dapat disangkal mereka juga penggemar Cluber's. Dan sudah terbaca kalau selera lagu2 mereka tidak jauh dari lagu2 discotik dan R&B. Tapi saya lihat mas Bambang juga santai saja melayani mereka semua. Padahal dia tidak bawa penyanyi sama sekali dan nyatanya acara jauh lebih meriah karena kita semua berinteraksi dan terlibat langsung. Tapi memang teman2 saya keterlaluan, kalau saja saat itu tidak saya stop padahal sudah jam 01 lebih, mereka terus saja masih ber-ajojing ria bahkan minta sampai pagi. Benar2 keterlaluan mereka, tapi saya saluut sama mas Bambang...

 Oh ya, kalau mau lihat hasil jepretan saya, barangkali mau kasih saya order untuk urusan jepret menjepret, silahkan mampir ke profil saya "Denny Ramon Ratulangi" di halaman FACEBOOK. Sukses selalu buat mas Bambang....

 

 

5. Ikatan Dokter Spesialis Mikrobiologi Universitas Indonesia.

          Acara yang sering kita adakan adalah rutin yang terjadi di dalam komunitas ini, seperti pergantian pimpinan, serah terima jabatan, pengukuhan Guru Besar dll. Kebetulan beberapa waktu yang lalu bertepatan dengan acara pengukuhan ibu Prof. DR. Pratiwi Sudharmono sebagai guru besar, ternyata bu Pratiwi juga yang menganjurkan agar memakai hiburan organ tunggal ini karena sudah beberapa kali dipakai di acara2 yang diselenggarakan dilingkungan keluarganya. Akhirnya memang tidak ada salahnya kita coba ternyata memang benar ada nuansa yang beda dan permainannya halus dan bersih. Hampir semua lagu yang diiringinya terdengar enak ditelinga, walau kadang penyanyinya bersuara pas2an tapi lumayan lah semua tertutup oleh sempurnanya musik yang di bawakan oleh mas Bambang ini. Pernah kami juga pakai dia pada acara yang di adakan di Novotel Mangga Dua Square dan kesan yang kami dapat kami semua merasa puas karena semua lagu yang di minta tidak pernah ada yang di tolaknya. Terlihat memang beda dari yang lain dan menurut saya ini lebih berkelas karena bisa terlihat dari cara permainannya yang sempurna.

 

6. Donny Bambang.

          Kebetulan nama belakang saya sama dengan nama depan mas Bambang, pernah ada pengalaman menarik, waktu itu saya bekerja di sebuah perusahaan Trading kebetulan akan mengadakan outing seluruh karyawan ke sebuah vila di daerah Cisarua Puncak. Saya dapat tugas untuk mencari pengisi hiburan musik, saya bingung juga siapa kira2 yang bisa saya hubungi.

          Tiba2 adik saya menyarankan pakai mas Bambang saja pasti beres. Oh ya saya dulu pernah bertetangga dan rumah saya belakang2an dengan mas Bambang, tapi setau saya dia dulu jago di gitar terutama melody. Karena kita dulu pernah nge-band sama2 dan saya lebih suka pegang bass gitar. Tapi kemudian saya dan keluarga pindah rumah sejak itu saya hanya dengar kabar kalau sekarang mas Bambang berprofesi sebagai keyboard player. Jadi memang saya gak pernah lihat dia sekalipun main keyboard. Tapi karena adik saya begitu meyakinkan dan ternyata adik saya sering diajak bantu2 kalau mas Bambang ada job. Akhirnya saya hubungi per telpon dan akhirnya kita sama2 deal harga, hari dan tempat. Tiba saat hari "H" nya jantung saya deg2an karena tiba2 saya ragu apakah bisa sukses acara ini? Kalau dia mainnya gak berkenan sama teman2 semua wah, pasti hancur prestasi saya dan mau dikemanakan muka ini? Kebetulan saya tiba lebih dulu di vila dan mungkin saat itu saya terlihat benar2 stress dan was2, sebentar2 saya telpon dia, ada dimana, sudah sampai mana? Setelah dia tiba ditempat, stress saya sedikit hilang tapi kemudian perasaan was2 serta kawatir datang lagi karena memang acara belum dimulai. Karena masih siang maka pertama adalah acara games dahulu nah baru kemudian nanti pemenangnya diumumkan pada saat acara di malam hari. Karena memang acaranya tersebut bentuknya spontanitas maka tidak ada konsep acara harus ini dan itu pokoknya langsung jalan. Ooohhh...ternyata acara tersebut berjalan lancar dan yang tidak disangka2 banyak dari teman2 saya yang saya sendiri tidak tahu kalau mereka juga suka bernyanyi, ternyata malam itu mereka begitu antusias karena mereka dibuat puas berkat iringan organ mas Bambang. Acaranya sendiri berlangsung meriah dan inilah surprise buat saya sampai saya bisa tersenyum legaaaa sekali. Dan sampai saat ini mas BAmbang masih sering kita pakai juga merembet ke group dari beberapa perusahaan tempat saya bekerja. Dan semuanya itu hanya dari mulut ke mulut saja. Terima kasih mas Bambang yang telah meyakinkan keraguan saya, dan saya sekarang bangga terhadap diri saya karena saya sudah mereferensikan sesuatu yang terbaik buat teman2 dan perusahaan saya.

 

7. Valentina Ratna, pemilik dan pengelola "Valentina Organiser".  

          Waktu itu saya kebetulansedang menangani acara "Singing Competition" yang di adakan di Gedung Manggala Wanabhakti beberapa bulan yang lalu. Tujuannya adalah mencari bibit2 baru yang berbakat dalam tarik suara untuk menjadi partner dalam EO yang saya kelola. Untuk persyaratan penyanyinya adalah mereka harus membawakan 2 lagu dari 20 lagu yang sudah saya tentukan, jadi lagu Barat ada 10 dan lagu Indonesia juga ada 10 lagu. Tentu saja semua lagu2 yang saya pilih masing2 punya tingkat kesulitan yang cukup tinggi, selain banyak cengkoknya juga di setiap lagu pasti saya pilih yang ada overtonenya. Setelah konsep selesai lalu saya harus cari seorang keyboard player yang bisa membawakan lagu2 yang saya ajukan untuk audisi mereka. Ternyata tidak semudah yang di bayangkan, saya lupa tepatnya tapi kalau tidak salah lebih dari 5 orang player ternyata mereka tidak sanggup. Ada 3 orang yang sudah deal sama saya tapi tiba2 mereka mengundurkan diri juga dengan alasan tidak sanggup. Saya pusing jadinya karena sudah hampir satu bulan saya belum mendapatkan seorang player-pun.  

          Tiba2 kakak saya menganjurkan agar saya menghubungi mas Bambang dan kebetulan dia punya nomor HP nya. Mas Bambang ini sering dipakai di kantor dimana suami kakak saya bekerja. Singkatnya setelah saya hubungi ternyata dia bersedia dan acara ini akan berlangsung selama dua hari. Untuk lebih jelasnya lagi lalu saya ajak untuk bertemu di satu tempat, waktu itu di Dun'kin Donat Slipi Jaya untuk membahas lagu apa saja yang harus dia bawakan. Ternyata dia menyanggupi setelah melihat catatan dari saya. Awalnya saya kaget juga tapi kemudian ragu juga, jangan2 nanti seperti yang lainnya mundur di tengah jalan. Ternyata semuanya surprise buat saya, bahkan ada hal2 yang tidak saya persiapkan dalam konsep yaitu, mas Bambang mengambil inisiatif dengan minta pengunduran acara untuk mengambil nada dari masing2 penyanyi, karena menurutnya karakter dan kemampuan vokal seseorang akan berbeda walau lagunya sama dan dia sendiri tidak tahu penyanyi tersebut ada di nada apa setiap lagunya. Kasian kalau sudah sampai saat pentas nanti pasti akan kacau jadinya. Makanya dia minta untuk di audisi dulu satu persatu sambil di catat nada mereka ada dimana.Wah terus terang tidak pernah terpikir sama saya hal2 seperti ini, karena ini juga hal baru buat saya dan tahu nya saya kasih lagu dan mereka harus nyanyikan dengan baik, ternyata tidak semudah itu rupanya.

          Akhirnya acara kompetisi berjalan dengan lancar dan hampir semuanya bagus2 juga mereka begitu pede dalam membawakan lagu2 nya karena mereka sudah punya patokan nada mereka ada dimana. Saluut saya buat mas Bambang yang berani mengambil inisiatif pada hal2 yang tidak pernah terpikir oleh saya sebelumnya.

Kerennnn... Top Banget musiknya & Thanks ya Pak Bantuannya....
Regards,
Valentina Ratna- Valentina Organizer
Manager of Dr. Sonia Wibisono          

(di kutip sesuai dengan aslinya ucapan terima kasih yang dikirim melalui Facebook)

 

 

8. Theresia Indriana Utin.

          Saya seorang ibu rumah tangga, suami saya bekerja di sebuah perusahaan swasta sebagai Kepala Cabang. Saya kenal baik dengan mas Bambang sudah sejak lama, dan dia sangat sering sekali dipakai di perusahaan suami saya tersebut sampai sekarang.

          Yang saya tau memang mas Bambang mainnya bagus banget, artinya kalau kita nyanyi di iringi sama dia perasaan semua jadi pas dan saya benar2 enjoy banget. Sejak awal sebelum kita nyanyi dia selalu kasih pengarahan nadanya, lalu kalau dirasa ketinggian pasti dia kasih saran untuk diturunin dikit. Seandainya kita salah pasti dia bisa kejar dan tutupi kesalahan kita, maklum namanya juga bukan penyanyi beneran. Kesan saya singkat aja, mas Bambang musiknya TOP ABIzzz.......pokoknya nggak ada dua nya deh.......

 

 

9. Sri Utammy Seroja :

          Profesi saya sebagai penyanyi dangdut sangat sering sekali berganti-ganti player, berbagai macam        karakter pemain sudah banyak saya hadapi. Mereka kadang bermain bagus karena pakai disket. Buat saya nggak masalah yang penting saya bisa nyanyi dengan enak. Tapi kalau disuruh main secara manual atau langsung, baru disini akan terlihat kemampuan bermain seseorang  

           Tapi mas Bambang ini saya tau banget, dia memang bukan spesialisasi nya di dangdut, tapi kalau memang lagu dangdut itu dia bisa berarti dia benar2 menjiwai lagunya dan dia bisa main dengan sempurna. Kalau tiba2 di saat pas melody tengah lagu dia lupa, dia otomatis kasih improvisasi musik nya dengan versi dia sendiri dan menurut saya tetap enak aja di dengarnya. Saya kadang2 jugatidak melulu nyanyi dangdut, saya juga suka lagu2 pop masa kini. Kalau di iringi pemain lain ya begitulah kendalanya, ada saja yang kurang misalnya chord ada yang gak lengkap dan pastinya terasa mengganjal di telinga. Apa lagi kalau lagu tersebut banyak nada miringnya pasti dipukul rata saja kalau sama pemain2 biasa.

          Perbedaannya terasa kalau saya di iringi musik dengan player mas Bambang sendiri, dia akan berusaha agar musik itu sesuai dengan pakem aslinya. Ya dengan sendirinya kita jadi merasa nikmat dalam bernyanyi. Sejauh ini memang saya belum menemukan kwalitas pemain sebaik mas Bambang ini. Karena terlihat kalau lagi saya ada job bersama dia, saya hampir2 nggak kebagian porsi untuk nyanyi karena banyak tamu yang berebut untuk di iringi nyanyi sama dia. Orang juga bisa melihat dan mendengar mana pemain yang bagus dan tidak. Rasa nya cuma itu kesan2 saya yang bisa saya sampaikan terhadap mas Bambang...

 

10. Gamal Putra.

          Saya kenal mas Bambang ini waktu saya masih bekerja menjadi             karyawan di perusahaan yang lama. Dulu memang saya gak terlalu care banget sama dia. Tau nya dia datang main di kantor saya dan kalau say lagi ingin nyanyi ya sudah saya tinggal nyanyi saja. Saya pikir juga tadinya pasti standardnya sama seperti pemain2 keyboard lainnya, paling2 koleksi lagu nya pas2an lah, begitu pikir saya. Lama kelamaan saya heran kenapa teman2 saya sangat menyukai dia? Padahal hampir 95% karyawan di kantor saya dulu adalah kaum "eksmud" semua, otomatis lagu2 mereka bukan yang jadul2, tapi lagu2 masa kini yang belum lama beredar di pasaran. Bingung juga saya, tapi keheranan itu akhirnya terjawab setelah saya ikuti dengan seksama bahwa mas Bambang dengan santainya bisa mengikuti semua lagu yang diminta.

          Nah sekarang saya baru terasa bahwa memang saya membutuhkan dia karena banyak sekali acara2 yang saya selenggarakan dirumah. Dan karena 'taste' dia ini beda dari yang lain dan saya rasa pantas untuk dihadirkan pada  acara2 kelas midlle to high maka gak ada ruginya dia saya libatkan disetiap acara2 yang saya adakan.

          Komentar relasi dan sahabat saya juga semuanya sama, wawasan lagunya cukup luas dan ke piawaiannya dalam memainkan keyboard pantas di acungi jempol. Komentar saya:'Maju terus & selalu sukses..'

 

 

11. Rekan-rekan lainnya

 

 Efran Yosias Budiman       Givson Tandauli           Gandhi Yudanto    Marsel Simangunsong      Henry Brilliant      

Tidak tampak dalam foto : Ibu Endang, mbak Lela, Aniss, Yeyen, Murni, Ira, Titut, mas A'am, mas Budiono, mas Haryadi, Ismail, Tony, Supri,  Ajat, dan masih banyak lainnya mungkin saya agak lupa. Juga mas A'a Irawan sebagai pemprakarsa acara ini yang sekarang sudah berada di Balikpapan.

Kesan-kesan Umum : 

          "Kita semua tergabung dalam group vokal yang di latih mas Bambang satu kali setiap minggunya. Kebetulan kita semua bekerja di perusahaan yang sama. Nah mas Bambang ini memang sering dipakai, bukan sering lagi tapi sepertinya sudah menjadi trade merk bahwa kalau kita ada acara tanpa mas Bambang adalah kurang afdol. Pernah waktu itu beberapa kali dicoba oleh panitia acara untuk di gantikan dengan player yang lain, mungkin untuk penyegaran agar tidak jenuh. Tapi setelah dicoba ternyata gak pernah ada kecocokan antara kita sebagai penyanyi dengan player yang lain. Pernah ada kejadian dimana perusahaan sudah book player lain, ditengah persiapan latihan, kita2 sudah angkat tangan karena si player ini benar2 tidak bisa di andalkan, dan saat hari "H"nya kemudian terpaksa kita hubungi mas Bambang untuk bantu isi acara. Padahal player tsb juga sudah di kontrak dan akhirnya pihak perusahaan terpaksa harus membayar 2 player sekaligus. Sementara yang main tetap mas Bambang dan player satunya cuma membawakan satu dua lagu saja.

          Anehnya kejadian ini berulang sampai dua kali dengan kasus yang sama dan perusahaan juga  tetap harus membayar 2 orang player dalam satu event. Nah tanpa panjang lebar dari sini sudah cukup membuktikan bagaimana exist-nya mas Bambang dalam bidang nya. Dia juga banyak belajar tentang lagu2 baru dari kita2 dan kita2 ini sudah sering juga diajak nge-job bareng buat pompa keberanian di depan umum."

 

Efran Yosias Budiman :

          Saya sering kasih dia konsep lagu2 yang saya suka, dan semua oke kapan mas Bambang sudah siap saya tinggal cuap2 aja. Tapi gtu dia suka iseng, karena typikal vokal saya memang tinggi kadang dia naikkan oktaf nya 1 tingkat diatas aslinya, resek banget ya..? Tapi saya suka karena dia orangnya co-operated and mainnya juga oke banget...........

Givson Tandauli :

           Mas Bambang bilang typikal vokal saya setara suaranya D'loyd atau bagus kalau bawakan lagu2nya Panber's dan sejenis itulah. Tapi saya sering bandel juga, saya kasih dia konsep dengan lagu2 nada tinggi dan begitu lah jadinya kadang2 suara ku kejepit pas sampai nada tinggi. Ngeyel memang, tapi aku puas bisa berekspresi, habis bosan main di nada rendah mulu'........ thank's sobat...

Gandhi Yudanto : 

          Kata mas Bambang spesialisasi vokalku bagus kalau bawa'in lagu2 Kerispatih, tapi dia juga bilang di awal2 aku nyanyi kalau lagi manggung power ku suka drop, ya maklum lah mungkin belum panas 'kali atau masih malu2 barangkali ya. Tapi lumayanlah aku juga sering di ajak nge-job rasanya bagus juga buat test nyali. Aku juga dipercaya untuk bawain lagu2 ciptaan mas Bambang sendiri dan saat ini lagi dalam proses mempelajari lagu2nya dulu. Thank's mas...., mudah2an jalan terbuka untuk kita semua........

Marsel Simangunsong :

          Awal2 nya waktu ada latihan, gw cuma nongolin muka do'ank boro2 mau nyanyi, tapi lama2 begitu liat temen2 yang habis nyanyi kaya' nya enjoy banget n stress mereka bisa hilang, akhirnya gw coba2 deh setelah di desak mas Bambang. Wah bener tuh ternyata nyanyi enak juga yaa, badan rasanya enteng. Dan kata mas Bambang gw bagus kalo isi suara 2, oke deh kalo gitu. Kesan2 ku gtu lah mas Bambang gak ada dua-nya.....

Henry Brilliant : 

          Aku terbilang baru di komunitas ini, kata mas Bambang suaraku typikal nya berat mirip penyanyi Afghan dan kebetulan wajahku juga sedikit mirip, kata orang2 lho..... Dan begitulah mas Bambang mau memotivasi ku agar terus belajar lagu2 nya Afghan karena memang lagunya lumayan berat. Tapi iya juga nih mas..ajarin aku masalah penempatan nada dan tempo yang masih suka melenceng nih... Thank;s ya mass....

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Semua diatas adalah sebagian dari 30 ucapan kesan dan pesan yang tidak mungkin dimasukkan di halaman ini semuanya, untuk itu mohon maaf dan terima kasih atas atensi serta kesan dan pesan yang telah diberikan kepada saya. Semoga Allah SWT membalas kebaikan Anda semua nya, amien.......  

Bambang Soepratmono

 Jl Anggrek Nelimurni VIIC Blok A no 83

Slipi Jakarta - Barat, 11480

Hp. 0811-813482

email :

bsoepratmono@yahoo.co.id

bsoepratmono@gmail.com

website :

organtunggal999.webs.com

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Welcome

Recent Blog Entries

No recent entries

Recent Photos

 

Featured Products

No featured products